Poltekpar NHI Bandung akan Terbitkan Buku Panduan Akses bagi Diasbilitas dalam Penyelenggaraan Event Pameran 

- 25 Juni 2022, 08:43 WIB
Perwakilan dari Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia, Billy Birlan Purnama memberi  masukan dalam FGD penyusunan buku panduan penyediaan akses bagi orang Berkebutuhan khusus dalam perencanaan dan penyelenggaraan event pameran di Poltekpar NHI Bandung, Jumat, 24 Juni 2022.
Perwakilan dari Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia, Billy Birlan Purnama memberi masukan dalam FGD penyusunan buku panduan penyediaan akses bagi orang Berkebutuhan khusus dalam perencanaan dan penyelenggaraan event pameran di Poltekpar NHI Bandung, Jumat, 24 Juni 2022. /Eli SIti Wasliah/Galamedia

GALAJABAR - Politeknik Pariwisata NHI Bandung melalui Program Studi Manajemen Konvensi dan Event mengadakan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan buku panduan penyediaan akses bagi orang berkebutuhan khusus dalam perencanaan dan penyelenggaraan event pameran.

FGD yang diselenggarakan di Aula Gedung Ciremai Lt.6 Kampus Poltekpar NHI Bandung, Jumat, 24 Juni 2022 ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Seminar Nasional Penelitian Event Terapan yang dilakukan Program Studi Manajemen Konvensi dan Event oleh mahasiswa semester 6 (enam).

"Hasil kegiatan ini kami ingin membuat buku panduan penyediaan akses bagi orang bBerkebutuhan khusus dalam perencanaan dan penyelenggaraan event dan pameran yang nantinya akan diterbitkan dan dipublikasikan," ungkap PIC FGD yang juga Tim Penyusun Buku, Bagus Githa Adhitya M., MM.Par., CEP., CEM., CEE.

Baca Juga: Ridwan Kamil: Jabar Berhasil Lebihi Target Realisasi Pendapatan Daerah APBD TA 2021, Ada Silpa Rp2,575 Triliun

Dikatakan, pembuatan buku tersebut berawal dari pengalaman dan penelitian terhadap sebuah event atau pameran yang seringnya luput memberi pelayanan kepada orang dengan kebutuhan khusus atau disabilitas.

"Padahal di luar negeri, orang dengan kebutuhan khusus itu juga difasilitasi dalam kegiatan event atau pameran. Atas dasar itu, kita juga ingin memberikan ruang bagi orang berkubutuhan khusus dalam pagelaran event atau pameran," jelas Bagus.

Dikatakan, jika panitia event atau pameran bisa memfasilitasi orang dengan kebutuhan khusus dalam kegiatannya maka masyarakat yang datang pada acara tersebut tidak dipilah-pilah. Baik warga biasa atau dengan kebutuhan khusus bisa menikmatai atau mengikuti kegiatan tersebut.

Baca Juga: Mau Mendapat Pahala Seperti Haji yang Mabrur dan Diampuni Dosa-dosa yang Lalu? Lakukan Hal Ini

"Selama ini, sepertinya banyak orang kebutuhan khusus ini ingin datang pada event atau pameran, tapi mereka takut gimana-gimana. Makanya dengan buku panduan ini nanti semua Professional Event Organizer (PEO) bisa mengacu ke buku ini dan "aman" untuk orang disabilitas," ungkapnya.

Ia menargetkan pada Agustus ini buku panduan penyediaan akses bagi orang Berkebutuhan khusus dalam perencanaan dan penyelenggaraan event pameran sudah selesai. Buku ini akan disosialisasikand an dibagikan kepada para PEO dan pihak terkait.

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah