BMKG : Pantai Selatan Jabar, Mulai Garut, Cianjur hingga Sukabumi, Nanti Malam Hati Hati Ada Gelombang Tinggi

- 27 Maret 2023, 08:09 WIB
Ilustrasi gelombang tinggi, BMKG sebutkan di pantai selatan Jawa Barat, Garut, Cianjur dan Sukabumi nanti malam ada gelombang tinggi
Ilustrasi gelombang tinggi, BMKG sebutkan di pantai selatan Jawa Barat, Garut, Cianjur dan Sukabumi nanti malam ada gelombang tinggi / /Pixabay/Schäferle



GALAJABAR - Gelombang tinggi menyerang pantai selatan Jawa Barat Mulai dari Garut, Cianjur dan Sukabumi, bahkan menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gelombang tinggi tersebut meluas hingga Yogyakarta.

Peringatan dini gelombang tinggi tersebut dikeluarkan BMKG berlaku untuk hari ini Senin 27 Maret 2023, tentu saja ini harus diwaspadai oleh masyarakat sekitar agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

Gelombang tinggi di Garut Selatan diperkirakan terjadi pada pukul 19.00 WIB, tinggi gelombang sekitar 2,5 sampai 4 meter dan itu termasuk kategori tinggi.

Baca Juga: GEMPA HARI INI, BMKG Informasikan Terjadi Gempa di Sulawesi Utara, Senin 27 Maret 2023 Pagi Ini

Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo kepada wartawan, menyebutkan selain di perairan Selatan Garut hingga Yogyakarta, kata dia, gelombang tinggi 2,5-4 meter. Ini juga berpotensi terjadi Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sementara di perairan selatan Sukabumi hingga Cianjur, lanjut dia, tinggi gelombang diprakirakan berkisar 1,25-2,5 meter atau masuk kategori sedang. Menurut dia, gelombang tinggi tersebut dipengaruhi oleh pola angin yang umumnya bergerak dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 2-20 knot.

Ia mengakui jika saat sekarang sedang berlangsung masa transisi dari musim angin baratan menuju angin timuran. Sehingga arah tiupan angin bervariasi yang berdampak terhadap tinggi gelombang relatif sedang 1,25-2,5 meter.

"Kebetulan saat sekarang arah anginnya cenderung searah atau dominan dari barat laut hingga barat daya dengan kecepatan tinggi. Sehingga berpotensi memicu terjadinya gelombang tinggi," ujarnya.

Terkait dengan kondisi tersebut, Teguh mengimbau seluruh pengguna jasa pelayaran memperhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran. Mengingat berdasarkan analisis, kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter berisiko terhadap perahu nelayan.

Halaman:

Editor: Ryan Pratama

Sumber: BMKG


Tags


Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x