Perpusnas Writers Festival, Ungkap Kunci dalam Menulis

- 7 September 2023, 16:42 WIB
 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) tahun ini mengadakan acara Writes Festival di De Majestic dan Museum Konperensi Asia Afrika (KAA) Braga, Bandung, 6-8 September 2023.
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) tahun ini mengadakan acara Writes Festival di De Majestic dan Museum Konperensi Asia Afrika (KAA) Braga, Bandung, 6-8 September 2023. /Humas Kota Bandung/

Dan untuk data yang digunakan memiliki batas maksimum, yaitu dua tahun. Jika lebih dari dua tahun maka data dianggap tidak valid.

Langkah selanjutnya penentuan judul yang kreatif dan to the point dikarenakan judul adalah aspek penting untuk menarik minat pembaca. Terakhir, setiap data yang dibuat harus memiliki kesimpulan.

Usai pemaparan jurnalisme data, pembahasan berlanjut ke visualisasi data. Angelina mengatakan, visualisasi data merupakan interpretasi data dan informasi dalam bentuk grafis atau visual yang bertujuan untuk memudahkan pembaca untuk mencerna informasi.

Tak lupa Angelina juga memberikan tips pembuatan visualisasi data yang baik, diantaranya perhatikan pemilihan font, step size dan skala, pemilihan warna, dan pemilihan kata.

Kemudian acara dilanjutkan dengan sesi dan tanya jawab dan ditutup dengan praktek membuat infografis sederhana bagi semua peserta.

Di saat yang bersamaan, juga berlangsung worskhop “Menulis Fiksi Mini: Fenomena Sosial Jawa Barat” yang dibawakan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Andrie Kustria Wardana, S.STP., M.Si., CRBD. Pada workshop tersebut Andrie membahas bagaimana untuk membiasakan diri menulis mulai dari kegiatan sehari-hari.

Menurutnya konsistensi dalam menulis itu sangat penting, jangan banyak berpikir dan mulailah untuk menulis.

“Jadikan menulis itu sebuah kebutuhan. Bagus dan tidak sebuah tulisan itu tergantung pada ekspektasi masing-masing setiap individu,” paparnya.

Dalam struktur penulisan, menurutnya, di dalam penulisan fiksi mini terdapat beberapa komponen yang perlu diperhatikan. Di antaranya topik, judul, dan isi. Selain itu, fiksi mini juga mempunya beberapa fungsi, yaitu fungsi emosi, sindiran, kritik, kognitif, dan Poetic Speech.

Membuat fiksi mini dapat mengasah kemampuan kognitif dan sebagai penentuan kualitas tulisan kepada pembaca. Sedangkan poetic speech merupakan salah satu upaya untuk mengekspresikan gagasan dan imajinasi dalam bentuk tulisan.***

Halaman:

Editor: Dicky Aditya

Sumber: Humas Kota Bandung


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah