Dreamwork, Mimpi Nyata Anak Berkebutuhan Khusus

- 17 Oktober 2020, 17:27 WIB
Program Dreamwork menjadi terobosan Sekolah Dreamable saat ini. Tak hanya bermanfaat untuk mengembangkan pemahaman orang tua ABK mengenai potensi anaknya, namun juga bisa meningkatkan keahlian orang tua . /Istimewa/

GALAJABAR - "Aaaaa," Azi mengangkat tangannya sambil berteriak, lalu menghempaskan tangannya lagi ke arah tanah. Aktivitas itu berulang dia lakukan, untuk menstimulus otot-ototnya, termasuk otot yang membantu wicaranya.

Menjadi anak berkebutuhan khusus (ABK), Azi yang saat ini berusia 7 tahun belum lancar berbicara. Bahkan sebelumnya, ia lebih banyak menggunakan kursi roda atau alat bantu untuk berjalan.

Tak tinggal diam, sejak 3 tahun lalu Siti Saidah, orang tua Azi, mendorong kemampuan anaknya dengan bergabung di Sekolah Dreamable, yang tertetak di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Baca Juga: Puncak La Nina Diperkirakan Awal 2021, Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Untuk meningkatkan kemampuan Azi, Siti Saidah aktif mengikuti setiap kegiatan pengajaran di Dreamable. Seperti saat ini, Siti Saidah terlibat dalam pelatihan terapi metode applied behavior analysis (ABA), yakni program terapi terstruktur yang berfokus mengajarkan seperangkat keterampilan khusus bagi ABK.

"Saya tertarik mempelajari terapi ABA supaya bisa mendidik Azi dengan lebih baik. Harapannya, kemampuan Azi makin berkembang," kata Siti, Sabtu 17 Oktober 2020.

Mata pencaharian
Pelatihan terapi ini merupakan bagian dari Program Dreamwork Sekolah Dreamable. Kegiatan ini diinisiasi oleh PT Pertamina (Persero) melalui Fuel Terminal Bandung Group, Marketing Operation Region (MOR) III Jawa bagian Barat.

Baca Juga: BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 2 Cair Akhir Oktober, Paling Lambat Awal November

Unit Manager Communication Relations & CSR Eko Kristiawan menjelaskan, Program Dreamwork menjadi terobosan Sekolah Dreamable saat ini. Tak hanya bermanfaat untuk mengembangkan pemahaman orang tua ABK mengenai potensi anaknya, namun juga bisa meningkatkan keahlian orang tua dan pada akhirnya diharapkan bisa bermanfaat sebagai mata pencaharian.

Halaman:

Editor: Dicky Mawardi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X