Sebut Tak Ada Pengemis di Thamrin, Rocky Gerung Memberikan Saran Ini kepada Mensos Risma

- 7 Januari 2021, 09:53 WIB
Sebut tak ada pengemis di Thamrin, Rocky Gerung memberikan saran kepada Mensos Risma
Sebut tak ada pengemis di Thamrin, Rocky Gerung memberikan saran kepada Mensos Risma /Tangkapan Layar/Facebook/PDIP via Pikiran-Rakyat.com/.*/Tangkapan Layar/Facebook/PDIP via Pikiran-Rakyat.com



GALA JABAR - Rocky Gerung ikut mengomentari gencarnya aksi blusukan Mensos Tri Rismaharini alias Risma akhir-akhir ini.

Dalam tayangan video YouTube pada kanal Rocky Gerung Official dikutip Kamis 7 Januari 2021, ia mengatakan, Risma tidak begitu mengenal Jakarta karena baru saja datang sebagai Menteri Sosial.

Dengan begitu, lanjut dia, dipastikan Risma mendapatkan informasi yang telah direkayasa.

Soalnya tidak ada pengemis di Jalan Thamrin. Karena Thamrin merupakan kawasan karpet merah atau disebutnya sebagai diplomatic society.

"Semua orang Jakarta ngerti itu. Thamrin adalah daerah karpet merah untuk diplomatic society. Dari segi logika saja sudah tak mungkin terjadi," kata Rocky.

Baca Juga: Kapolda Metro Jaya Disebut-sebut Naik Pangkat, Ditunjuk Jokowi Gantikan Idham?

Rocky pun memberikan saran kepada Mesos Risma, sebelum melakukan blusukan menemui masyarakat miskin, sebaiknya membaca sejumlah laporan mengenai kemiskinan dari berbagai sumber.

Itu seperti laporan dari Bank Dunia, Asian Development Bank (ADB) dan Human Development Index. Sebab, kemiskinan itu ditemukannya di statistik.

"Ibu Risma harus baca itu, baru dia bercakap-cakap dengan kemiskinan. Bukan dengan orang miskin disodorkan, baru dia bercakap-cakap," ujarnya.

"Jadi, ada panitia pengumpul pengemis sekarang di Jakarta," celotehnya.

Karena aksi Risma itulah, ia mengaku membayangkan satu kabinet sedang tertawa. Sebab, satu kabinet yang lebih dulu ada bolak-balik lewat Jalan Thamrin, termasuk Presiden Jokowi.

"Saya bayangkan satu kabinet lagi tertawa karena satu kabinet yang dahulu ada di Monas itu bolak-balik lewat jalan itu. Jokowi juga lewat situ," ujarnya.

Baca Juga: Lirik Lagu Dengan Koi Milik Bagarap yang Kembali Trending di TikTok

"Tapi tiba-tiba ada menteri baru datang kok langsung ada pengemis. Saya berpikir mungkin pengemis itu mengikuti Ibu Risma dari Surabaya," katanya.

Kemudian, Rocky menyatakan, untuk menghasilkan kebijakan di bidang sosial, butuh kemampuan untuk membandingkan data antarwilayah. "Bukan data antara Thamrin dan Sudirman," ucap Rocky Gerung.

Karena itu, kata Rocky, sebaiknya Risma kembali ke kantornya untuk memberikan pengarahan kepada pejabat-pejabat di Kementerian Sosial agar menciptakan kebijakan yang tepat.

"Sebaiknya bu Risma masuk kantor dan jangan keluar-keluar. Di depan komputer, brief pejabatnya supaya Bu Risma mengerti apa itu public policy di bidang sosial policy. Jangan sampai ada public policy tapi ga ada social policy," ujar Rocky.

Baca Juga: Mulai dari Nagita Slavina Hingga Uya Kuya Pelihara Kucing yang Harganya Fantastis

"Keadilan sosial itu harus dipahami dulu baru bikin kebijakan politik. Jangan terus langsung bercakap-cakap dengan pengemis, semua orang juga bisa," tandasnya.***

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah