Pengamat Hendri Satrio Heran Partai Paling Korup Dapatkan Banyak Suara: Sangat Menyakitkan!

- 17 Oktober 2021, 09:50 WIB
ILUSTRASI parpol.*/ANTARA
ILUSTRASI parpol.*/ANTARA /

GALAMEDIA – Pengamat politik, Hendri Satrio (Hensat) menyatakan, banyak pertanyaan yang harus dijawab sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dimulai.

Salah satu yang terpenting, kata dia, terkait partai politik (parpol) yang tetap memperoleh suara besar meski kadernya seringkali melakukan tindakan korupsi.

“Kenapa suaranya tetap banyak? Jawabannya saya tidak tahu, akan tetapi, sebagian responden mewajarkan partai politik korupsi,” ujarnya dalam diskusi virtual KedaiKopi dilansir Galamedia Sabtu, 16 Oktober 2021.

Baca Juga: Uu Ruzhanul Memotivasi Langsung Kafilah STQH Jabar, Menag: Mengenalkan Islam Moderat dan Mendekatkan Alquran

Hensat mengaku prihatin dengan jawaban responden yang menormalisasi kader parpol melakukan korupsi. “Sebetulnya hal itu sangat menyakitkan, karena banyak sekali warga masyarakat yang permisif,” imbuhnya.

Terlepas dari itu, dia mengatakan bahwa Pilpres 2024 akan diisi dengan banyak calon.
“Intinya, makin banyak kita memilih pemimpin yang bisa kita pilih di 2024 akan lebih baik,” tuturnya.

Dalam pandangan pendiri lembaga survei KedaiKOPI ini, banyak sekali pilihan calon presiden dari berbagai klaster. Mulai dari kepala derah, menteri, dan wilayah.

Baca Juga: Selain Efikasi Tinggi Capai, 81,51 Persen, Ini Keunggulan Vaksin Zifivax Berdasarkan Hasil Uji Klinis Unpad

Sayangnya, menurut Hensat, Indonesia sedang tersandra oleh pilihan yang disuguhkan oleh partai politik. “Akan tetapi, memang lagi-lagi kita ini terpaku dan tersandera oleh hanya partai politik yang bisa memajukan presiden dan wakil presiden,” ungkapnya.

Sehingga sukar untuk Indonesia dipimpin oleh orang yang berasal dari luar Pulau Jawa.

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah