Pengamat: Cara yang Dipilih Giring Buat PSI Jadi Bahan Tertawaan Publik dan Dianggap Mainkan Politik Adu Domba

- 28 Desember 2021, 13:30 WIB

Meski begitu, Dedi menilai apa yang dilakukan Giring justru keliru. Kata dia, pidato eks vokalis band Nidji itu akan menjadi bumerang bagi PSI.

Baca Juga: Liburan ke Turki, Arsy Hermansyah Kenakan Tas Gendong Berbanderol Puluhan Juta

“PSI dalam satu titik akan dianggap memainkan politik adu domba, dan itu berbahaya bagi konstelasi demokrasi kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, pengamat politik ini mengusulkan agar PSI kembali pada khittah pendiriannya, yakni menjadi parpol dengan orientasi generasi muda progresif.

Sedangkan gaya yang dilakukan Giring justru akan membuat PSI jauh dari perjuangan itu.

“Cara yang dipilih Giring hanya akan membuat PSI jadi bahan tertawaan publik. PSI hanya akan dianggap sebagai parpol tanpa kualitas gagasan dan intelektualitas,” pungkas Dedi.

Baca Juga: Luar Biasa, 5 Artis Wanita Indonesia Ini Masuk ke Jajaran 100 Wanita Tercantik di Dunia Tahun 2021

Sebelumnya, dalam pembukaan acara puncak hari ulang tahun (HUT) ke-7 PSI, Giring menyinggung sosok yang tidak layak menggantikan Jokowi nanti.

Menurutnya, kemajuan Indonesia akan terancam bila yang menggantikan Jokowi adalah sosok yang kerap menggunakan isu SARA dan menghalalkan segala cara untuk menang.

“Kemajuan akan terancam jika kelak yang menggantikan Pak Jokowi adalah sosok yang punya rekam jejak menggunakan isu SARA dan menghalalkan segala cara untuk menang dalam pilkada,” kata Giring, dalam sambutannya yang digelar secara virtual, Rabu, 22 Desember 2021.

Halaman:

Editor: Noval Anwari Faiz


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah