Tren Kasus Covid-19 Naik Akibat Omicron, Akan Ada Penanganan Khusus di 9 Entry Point Wilayah Indonesia 

- 14 Januari 2022, 12:28 WIB
Ilustrasi virus corona varian Omicron.
Ilustrasi virus corona varian Omicron. /PIXABAY/Alexandra_Koch

GALAJABAR - Saat ini tren kasus Covid-19 tengah naik kembali akibat varian Omicron

Tren kenaikan kasus Covid-19 disikapi Pemerintah dengan memperketat upaya antisipasi di pintu masuk negara untuk mencegah importasi kasus Omicron.

Untuk mengantisipasi penularan yang disebabkan transmisi antar negara atau cross border transmission, pemerintah ke depannya akan membuat penanganan khusus di 9 entry point wilayah Indonesia.

Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 14 Januari 2022: Antam dan UBS Naik Tipis

Dengan melakukan pencatatan terpisah kasus positif dari pelaku perjalanan dan kasus positif yang ada di wilayah sekitarnya secara keseluruhan. 

"Hal ini menjadi penting untuk menjadi dasar pengambilan kebijakan pengendalian mobilitas masyarakat," Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito dalam rilis medianya, Jumat, 14 Januari 2022.

Disamping itu juga, Pemerintah terus melanjutkan pemulihan aktivitas masyarakat dengan persiapan beberapa acara besar seperti MotoGP 2022 Mandalika dan Sherpa atau Finance meeting sebagai salah satu agenda G20 Tahun 2022.

Baca Juga: Berkarier Hampir 3 Dekade di MotoGP, Kini Valentino Rossi Akan Mengaspal Lagi, Tapi di Mobil Audi R8 LMS

Dalam pelaksanaanya, protokol kesehatan ketat harus diterapkan dalam setiap agenda kegiatan. Pemerintah akan memperhatikan riwayat vaksinasi di daerah penyelenggara kegiatan, monitoring evaluasi beberapa kegiatan besar sebelumnya, serta partisipan kegiatan akan menerapkan sistem bubble untuk mencegah terjadinya penularan.

Selain itu pemerintah sudah mempersiapkan rencana kontijensi Jika terjadi kenaikan kasus. Baik melalui peningkatan akses pelayanan isolasi mandiri dalam telemedicine dan isolasi terpusat. 

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network