Tak Lebih dari 2 Hari Suda 26 Kali Gempa Sususlan Pasca Gempa Banten, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

- 15 Januari 2022, 08:17 WIB
Sebuah rumah di Kecamatan Sumur, Kabupaten Banten mengalami kerusakan pasca gempa M6,7 yang terjadi pada Jumat, 14 Januari 2022.
Sebuah rumah di Kecamatan Sumur, Kabupaten Banten mengalami kerusakan pasca gempa M6,7 yang terjadi pada Jumat, 14 Januari 2022. /Instagram @siagabencanapersisbanten.

 

GALAJABAR - Hari Sabtu, 15 Januari 2022 pukul 03:34:28 WIB, wilayah Sumur-Banten dan sekitarnya kembali diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini merupakan gempabumi susulan dari Gempabumi Selatan Banten pada Jumat, 14 Januari 2022 pukul 16:05 WIB.

Namun, kekuatan gempanya tidak sebesar oada Jumat sore. Sabtu dini gempa yang terjadi hanya M=4,7 dengan episenter terletak pada koordinat 7.01 LS dan 105.28 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 50 km BaratDaya Sumur-Banten pada kedalaman 12 kilometer.

Baca Juga: Bantai Habis Freiburg 5-1, Dortmund Semakin Dekati Pemuncak Klasemen Bayern Muenchen

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktifitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault )," ungkap Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanti, ST., M.M., adlam rilis medianya, Sabtu, 15 Januari 2022.

Dikatakan, dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Jiput dan Muncul, Pandeglang dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Baca Juga: 6 Gempa Bumi di Selat Sunda yang Merusak, yang Terdahsyat Gempa dan Tsunami Setinggi 30 Meter

Ia menambahkan. hingga hari Sabtu, 15 Januari 2022 pukul 04.20 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 26 aktivitas gempabumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M5,7.

"Kami mengimbau kepada masyarakat di lokasi terdampak untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," katanya.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," sambungnya. ***

 

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network