Prabowo Tokoh Normalisasi Indonesia-Israel, Pengamat Bilang Menhan Butuh Dukungan Yahudi untuk Capres 2024

- 16 Januari 2022, 16:00 WIB
Pengamat Politik UAI Ujang Komarudin. / Instagram/@ujangkomarudin_
Pengamat Politik UAI Ujang Komarudin. / Instagram/@ujangkomarudin_ /

GALAJABAR - Pengamat politik, Ujang Komarudin menanggapi berita yang menyebut Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto adalah tokoh utama di balik normalisasi hubungan antara Indonesia-Israel.

Pemberitaan tersebut muncul dari surat kabar bernama The Jerusalem Post.

Ujang lantas menilai hubungan dekat antara Prabowo dan Israel itu untuk kepentingan politik di tahun 2024 mendatang.

Baca Juga: BMKG Pastikan Erupsi Gunung Api di Tonga tak Berdampak ke Wilayah Indonesia

Menurutnya, hubungan orang Indonesia dengan Israel sudah lama berlangsung.

“Selama ini hubungan orang-orang Indonesia dengan Israel sudah lama berlangsung. Karena orang-orang Indonesia itu punya kepentingan politik untuk nyapres dan lain-lain. Butuh dukungan politik dari Amerika dan kita tahu Amerika dikuasai oleh Yahudi (orang-orang Israel),” ujarnya pada wartawan Kamis, 13 Januari 2022.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini mengatakan, untuk hubungan diplomatis antara Indonesia dan Israel tidak mungkin terjadi.

Baca Juga: Ratusan Ribu Warga Jepang Diimbau Mengungsi Akibat Peringatan Tsunami

Tapi, berbeda dengan Prabowo dan Israel yang kemungkinan berlanjut lantaran adanya kepentingan politik.

Halaman:

Editor: Noval Anwari Faiz


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah