Ban Menjadi Permasalah Bagi Ferrari, Binotto: Kami Belum Mampu Membuat Ban Bekerja

- 23 Juni 2021, 06:25 WIB
Ilustrasi Ferrari masih bermasalah pada ban.
Ilustrasi Ferrari masih bermasalah pada ban. /Antara/

GALAJABAR - Permasalahan ban masih menjadi kelemahan Ferrari hingga mereka harus memperbaikinya untuk musim depan.

Masalah ini didapati Ferrari ketika Grand Prix Prancis. Balapan pada Minggu di Le Castellet, menjadi kali pertama bagi Ferrari gagal mencetak poin tahun ini.

Dimana pebalap Spanyol Carlos Sainz finis P11 dan Charles Leclerc di P16.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 23 Juni 2021: Rendy Gagal Dapat Majalah dan Malah Kecelakaan

Padahal mereka sudah mengamankan posisi start masing-masing P5 dan P6 di kualifikasi, setelah Leclerc meraih pole position di Monako dan Azerbaijan.

Namun Ferrari menyelesaikan akhir pekan di Sirkuit Paul Ricard dengan mendapati posisinya turun peringkat empat klasemen konstruktor setelah disalip McLaren.

"Kami belum mampu membuat ban bekerja seperti yang harus kami lakukan dan saya kira performa kami sangat terkait dengan ban, cara kami membuatnya bekerja," kata bos tim Mattia Binotto seperti dilansirkan Reuters, Selasa 22 Juni 2021.

Baca Juga: Inggris Izinkan 60 Ribu Suporter Datang ke Stadion Wembley, Saksikan Laga Semifinal dan Final Euro 2020

Le Castellet batal menggelar balapan tahun lalu ,karena pandemi Covid-19. Tapi Binotto mengatakan, kondisi panas dan tikungan kecepatan tinggi yang memberi energi yang sangat banyak kepada ban menjadi masalah seperti sebelumnya.

"Kami harus mengatasi itu dan itu belum terlaksana," kata Binotto.

Menurut Binotto, pengembangan mobil saat ini belum cukup untuk mengatasi masalah tersebut.

Baca Juga: Warga Sambut Antusias, Pemkot dan Polres Cimahi Kerja Sama Gelar Vaksinasi Massal Covid-19

"Untuk mengatasinya, saya rasa kami perlu memiliki perubahan perangkat keras, seperti misalnya pelek, yang tidak memungkinkan karena regulasi," katanya.

"Saya rasa lebih penting bagi kami untuk mencoba memahami dan mengatasi hal itu secara definitif untuk tahun depan. Sementara itu saya rasa masalah ini akan terjadi lagi di sejumlah balapan tapi tidak di semua trek," tambahnya.

Sainz, yang diboyong dari McLaren tahun ini, mengatakan Ferrari cenderung lebih kewalahan di balapan ketimbang di kualifikasi tapi ada masanya kecepatan bukan menjadi kendala bagi tim Italia itu di sejumlah balapan.

"Sangat jelas bahwa kami memiliki jendela yang sangat sempit untuk membuat ban depan bekerja dan kami cenderung lebih kewalahan dengan graining dan keausan (ban) depan ketimbang (apa yang dialami) kompetitor kami," kata Sainz.***

Editor: Dadang Setiawan

Sumber: REUTERS


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah