Penyelenggara Motor Trail Ranca Upas Dapat Sanksi, Tim IMI Jabar Langsung Diterjunkan

- 10 Maret 2023, 21:58 WIB
Kerusakan alam di ranca upas karena event motor trail
Kerusakan alam di ranca upas karena event motor trail /

 

GALAJABAR - Buntut terjadinya perusakan lingkungan di Ranca Upas, panitia kegiatan motor trail atau pihak penyelenggara Camping Adventure Explore dan klub yang menaunginya, mendapaytkan sanksi dari Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Jawa Barat (Jabar).

"Tim Komisi Disiplin saat ini sudah diterjukan, yang bertugas untuk melakukan evaluasi, memeriksa, dan memutus kinerja COF, observer, dan klub penyelenggara pada event tersebut," kata Ketua Pengprov IMI Jabar, Daniel Mutaqien Syafiuddin, seperti dilansir Antara, Jumat, 10 Maret 2023.

Ia menyebutkan, IMI Jabar turut berempati dan meminta maaf atas tidak kondusifnya event “Camping Adventure Explore (Gas Duduluran Silaturahmi Mapag Munggahan)” di Rancaupas, Ciwidey, Kabupaten Bandung, pada 5 Maret 2023.

Baca Juga: PENUTUPAN Masjid Al Jabbar Diperpanjang, Mau Sampai Kapan?

Terlebih, kegiata tersebut sangat melukai hati masyarakat umumnya dan warga Ranca Upas khususnya, karena mengakibatkan rusaknya beberapa lahan perkebunan warga sekitar, baik kopi, ketela, bibit bunga rawa edelweiss atau pun kebun-kebun lainnya.

Ia pun menyatakan, IMI selaku wadah resmi bagi insan otomotif memandang peristiwa seperti itu bukanlah hal sepele.

Ia mengatakan kejadian ini akan menjadi tolok ukur bagi kami untuk terus berkoreksi diri, dengan harapan tentunya tidak terulang.

Baca Juga: Viral Sejumlah Pelajar Urunan Beli Sepatu untuk Rekannya, Ridwan Kamil Langsung Ajak Ketemuan

"Atau setidaknya kami berupaya untuk dapat meminimalisasi dengan cara penambahan pengaturan dan pengawasan yang lebih baik lagi," ujar dia.

"Dalam mengeluarkan rekomendasi kegiatan berkaitan dengan event tersebut, kami telah melaksanakannya sesuai prosedur dan aturan, baik AD-ART IMI, maupun aturan turunannya. Tim Komdis akan melaporkan hasilnya dan mungkin panitia dan klub akan mendapatkan sanksi tegas dari kami," kata Daniel.***

Editor: Shiddik Zaenudin

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah