Naskah KULTUM Ramadhan 2023 Tinggal Print: Tanda Akhir Zaman, Meremehkan Perbuatan Dosa

- 27 Maret 2023, 14:40 WIB
Ilustrasi Kultum Ramadhan.
Ilustrasi Kultum Ramadhan. /Michael Burrows/ pexels

Apa yang dimaksud dengan al-wara? Al-Wara’ adalah adanya rasa takut melakukan sesuatu yang berpotensi mendatangkan bahaya di akhirat

Sehingga jama’ah yang dimuliakan oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

Perhatian para ulama masa silam baik para sahabat maupun generasi setelahnya dalam urusan muamalah sangatlah besar, karena mereka tidak ingin amal mereka hilang, ibadah mereka tidak bernilai di hadapan Allāh Subhānahu wa Ta’āla disebabkan karena mereka mengkonsumsi sesuatu yang haram.

Dan Nabi SAW pernah menyebutkan dalam sebuah hadits yang shahih. Rasulullah SAW pernah menyebutkan ada orang yang rambutnya kusut, dia baru saja melakukan perjalanan yang jauh kemudian menengadahkan kedua tangannya. Berdoa kepada Allāh (memanggil Rabb-Nya):

“'Ya Rabb...Ya Rabb,' sementara makanannya haram, minumannya haram, dagingnya tumbuh dari sesuatu yang haram, pakaiannya juga haram. Bagaimana mungkin doanya akan diijabah oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla?” (Hadits shahih riwayat Muslim)

Dan sebagian ulama mengatakan, “Sebagaimana doa orang ini tidak diperdulikan oleh Allāh, maka ibadah orang ini bisa jadi tidak dipedulikan oleh Allāh Ta’āla”.

Baca Juga: Naskah KULTUM RAMADHAN 2023: Meraih Pintu Rezeki Berkah dan Berlimpah di Bulan Puasa

Karena itu bisa jadi ada orang yang rajin tahajud, rajin puasa sunnah, tetapi dia tidak perhatian terhadap sumber pendapatan yang dia gunakan sebagai sumber nafkah untuk dirinya dan keluarganya. Sehingga dengan sebab itu Allāh Subhānahu wa Ta’āla tidak berkenan untuk menerima amalan ibadah yang dia kerjakan.

Ada sebagian orang yang beralasan ketika dia mendapatkan harta yang haram baik berupa harta riba atau berupa harta sogok atau dia menjadi seorang aparat negara lalu menerima tips, atau dia mendapatkan hasil akhir tahun yang itu merupakan laporan keuangan yang tidak beres yang didapatkan oleh para ASN.

Dia kemudian beralasan, “Kalau pun ini harta haram nanti akan aku sedekahkan” atau “Nanti akan aku zakati”. Dan harta haram ketika dizakati akan kembali menjadi suci.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah