La Nina dan El Nino, Ternyata Ini Perbedaan dan Dampak Keduanya pada Perubahan Iklim di Bumi

- 18 Oktober 2020, 13:03 WIB
Ilustrasi curah hujan tinggi akibat fenomena La Nina yang menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. /Foto: Pixabay/j_lloa

GALAJABAR -Menjelang musim hujan pada November mendatang, nama La Nina kembali mencuat. Padahal beberapa bulan sebelumnya, nama El Nono yang lebih sering terdengan.

Lalu apa sebenarnya El Nino dan La Nina?

El Nino adalah kejadian di mana suhu air laut yang ada di Samudra Pasifik memanas di atas rata-rata suhu normal.

Sedangkan La Nina adalah peristiwa turunnya suhu air laut di Samudera Pasifik di bawah suhu rata rata sekitarnya.

Baca Juga: Terbaru, 10 Ucapan Peringatan Maulid Nabi Terpopuler 1442 Hijriah

Berdasarkan acuan sejarah, seperti yang dikutip galajabar dari tulisan galamedia berjudul La Nina dan El Nino, Ini Perbedaan dan Dampak Keduanya pada Perubahan Iklim di Bumi disebutkan, El Nino merupakan sebuah peristiwa yang terjadi dan diamati oleh penduduk dan nelayan dari Peru dan Ekuador yang bermukim di sekitar pantai Samudera Pasifik bagian timur, yang basanya terjadi pada Desember.

Peristiwa yang diamati oleh masyarakat tersebut adalah peristiwa meningkatnya suhu air laut. Setelah lama meneliti, para ahli ternyata juga menemukan peristiwa kebalikan dari El Nino yaitu peristiwa di mana suhu air laut menghangat yang dinamakan La Nina.

Fenomena ini memiliki rentang waktu 2-7 tahun. Terjadinya El Nino disebabkan oleh meningkatnya suhu perairan di Pasifik timur dan tengah yang mengakibatkan meningkatnya suhu dan kelembaban pada atmosfer yang berada diatasnya.

Baca Juga: Peringatan Maulid Nabi: Ini 4 Kitab Paling Populer Mulai dari Barzanji Hingga Maulid Burdah

Halaman:

Editor: Brilliant Awal

Sumber: Galamedia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X