Bangun Ekonomi Mandiri, F-Sebumi Jabar Bentuk UMKM

- 21 November 2021, 09:14 WIB
F-Sebumi Jawa Barat merintis UMKM berupa  makanan ringan sumpia.
F-Sebumi Jawa Barat merintis UMKM berupa makanan ringan sumpia. /Laksmi Sri Sundari/Galajabar/

GALAJABAR - Berawal dari adanya Pemutusan Hubungan Kerja  (PHK) terhadap 10 orang buruh pabrik dan  berdampak  tidak adanya pekerjaan yang tetap, Pengurus Federasi Serikat Buruh Militan (F-Sebumi) Jawa Barat, merintis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berupa  makanan ringan yakni sumpia.

"Usaha yang bisa di jadikan sebagai salah satu penopang kebutuhan ekonomi, walaupun tidak bisa menutupi semua kebutuhan hidup kami," ungkap Ketua F-Sebumi, Aminah di  Sekretariat  F-Sebumi Jawa Barat Jalan Cijambe Dalam Nomor 15 RT 07/RW 06 Pasir Endah Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung, Minggu 21 November 2021.

Aminah menjelaskan, dari hasil rapat pengurus, pihaknya berusaha mencoba membuat makanan ringan berupa sumpia rebon ebi, dengan modal awal Rp 150 ribu.

"Setelah dicoba dari hasil proses pembuatannya, kami merasa cocok untuk dipasarkan," ucapnya.

Baca Juga: Rekor Persib Tumbang di Tangan Musuh Bebuyutan, Gagal ke Puncak Klasemen Liga 1

Menurut Aminah, saat ini jumlah anggota UMKM yang dibinanya baru 10 orang.

"Kedepannya kami berharap produksi ini bisa membuka lapangan pekerjaan, supaya kawan-kawan tidak selalu berpikiran kerja di pabik saja. Dan saya selalu memberikan pemahaman kepada anggota, bahwa jangan melihat perusahaan sekarang masih kecil, karena perusahan yang besar juga melalui proses dan berawal dari kecil," tegasnya

Aminah mengatakan, pembentukan UMKM sendiri sebagai implementasi dari kemandirian ekonomi.

Baca Juga: Hanya 3 Balon Ketum KONI KBB yang Mengembalikan Formulir Pendaftaran

"Kita harus bisa berdiri sendiri, tanpa kita harus selalu mengandalkan bekerja di pabrik. UMKM ini juga minimalnya  bisa membantu beban pemerintah dalam mengatasi pengangguran, sehingga kedepannya  saya berharap produsksi sumpia ini bisa bekembang pesat, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan baru terhadapa masyarakat yang masih mengangur," tuturnya.

Halaman:

Editor: Dicky Mawardi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah