Rusia Memblokir Instagram pada 14 Maret, Setelah Facebook Izinkan Seruan Kekerasaan terhadap Tentara Rusia

- 14 Maret 2022, 18:00 WIB
Instagram//pixabay.com/John091
Instagram//pixabay.com/John091 /

GALAJABAR - Satu pekan setelah ada larangan  rFacebook di Rusia, Roskomnadzor selaku lembaga eksekutif federal Rusia yang mengurus media elektronik mengumumkan akan melarang Instagram juga.

Pemerintah Rusia mengklaim itu terjadi karena keputusan perusahaan induk Meta yang mengarahkan moderator untuk mengizinkan posting yang menyerukan kekerasan terhadap tentara Rusia jika mereka berasal dari negara tertentu, termasuk Ukraina.

Seorang pebisnis sekaligus kepala Instagram, Adam Mosseri mengunggah kekecewaannya terhadap keputusan pemerintah Rusia untuk membatasi penggunaan media sosial tersebut.

Baca Juga: Ramadhan 2022, 5 Tips Anti Haus Saat Puasa, Salah Satunya Jangan Minum Kopi

Dalam sebuah cuitannya ia berkata, “Keputusan ini akan memotong 80 juta orang di Rusia dari satu sama lain, dan dari seluruh dunia karena ~80% orang di Rusia mengikuti akun Instagram di luar negara mereka. Ini salah."

Pesan yang beredar di jejaring sosial Instagram mendorong dan memprovokasi tindakan kekerasan terhadap orang Rusia, sehubungan dengan itu Kantor Kejaksaan Agung Rusia menuntut agar Roskomnadzor membatasi akses ke jejaring sosial ini.

Dilansir dari The Verge, pelarangan akses Instagram ini akan membutuhkan waktu bagi pengguna Instagram aktif untuk men-transfer berbagai materi seperti foto dan video ke media sosial lainnya.

Baca Juga: Residivis Curanmor Diringkus Polresta Bandung Usai Tusuk Orang Hingga Tewas

Dengan demikian, Roskomnadzor  akan menyelesaikan prosedur pembatasan akses ke Instagram pada pukul 00.00 pada 14 Maret 2022 waktu setempat sehingga pengguna dapat melakukan masa pemindahan selama dua hari.

Halaman:

Editor: Noval Anwari Faiz


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah