Musim Hujan Tiba: Plt Wali Kota Cimahi Kembali Peringatkan Warga, Jangan Membuang Sampah Sembarangan

- 21 Oktober 2021, 20:06 WIB
Sejumlah kendaraan berusaha menerobos genangan air  di Jalan Amir Mahmud, beberapa waktu lalu
Sejumlah kendaraan berusaha menerobos genangan air di Jalan Amir Mahmud, beberapa waktu lalu /Laksmi Sri Sundari/Galajabar/
GALAJABAR - Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat. Sebab dapat menyumbat saluran air, hingga menimbulkan banjir.
 
Terlebih lagi jika hujan deras melanda Kota Cimahi, kerap memicu timbulnya genangan di sejumlah ruas jalan. 
 
"Hujan picu genangan, biasanya ada sampah yang menyumbat bikin mampet, sehingga air meluber ke jalan. Perlu rasa saling  memiliki, dan wajib memelihara lingkungan. Jangan buang sampah sembarang tempat, jaga kebersihan saluran air minimal di kawasan rumah," ujarnya, Kamis  21 Oktober 2021.
 
 
Genangan air yang muncul di sejumlah ruas jalan, diantaranya sepanjang Jalan Amir Mahmud mulai dari Padasuka hingga Cibeureum terdapat beberapa titik, Daeng Muhammad Ardiwinata (Cihanjuang), Pasar Atas, Kolonel Masturi, hingga wilayah selatan Kota Cimahi.
 
Menurut Ngatiyana, air yang deras saat hujan termasuk kiriman dari daerah hulu.
 
"Air dari utara turun ke Cimahi dan masuk saluran Cimahi. Debit air tidak tertampung, sehingga meluber," imbuhnya.
 
Saat ini, sejumlah ruas jalan di Kota Cimahi sedang dilakukan rehabilitasi saluran drainase. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi genangan saat musim hujan yang kerap muncul akibat air hujan tak tertampung saluran.
 
 
"Mohon maaf karena sedang ada pembangunan drainase, jadi tidak buat nyaman di jalan, sehingga timbul genangan. Mudah-mudahan setelah proyek selesai, saluran lebih lancar dan genangan yang muncul di sejumlah ruas jalan bisa berkurang," tuturnya. 
 
Sebelumnya, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi mengintensifkan patroli sungai dan drainase di Kota Cimahi, guna membersihkan sampah. Sebab, sampah yang akan berdampak buruk jika dibiarkan mengalir ke sungai. 
 
Selain untuk mencegah terjadinya banjir, sampah juga menjadi salah satu pemicu tercemarnya sungai di Kota Cimahi. Bukan hanya tercemar, kualitasnya pun terlihat buruk, dan warnanya sudah tidak jernih lagi. 
 
 
"Antisipasi menghadapi kondisi musim hujan kami menurunkan Tim Kecebong. Sampai sekarang kami pantau terus cuaca," kata Kepala  DPKP Kota Cimahi, M. Nur Kuswandana.***

Editor: Dicky Mawardi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah