Rencana Serangan Rusia ke Ukraina Semakin Dikhawatirkan, IMF dan Bank Dunia Pindahkan Staf dari Ukraina

- 15 Februari 2022, 11:10 WIB
Situasi antara Ukraina dan Rusia masih memburuk, tentara Rusia diketahui telah mengepung perbatasan dari ilustrasi peta yang beredar. Ilustrasi/Pixabay/Defency-Imagery
Situasi antara Ukraina dan Rusia masih memburuk, tentara Rusia diketahui telah mengepung perbatasan dari ilustrasi peta yang beredar. Ilustrasi/Pixabay/Defency-Imagery /

 

GALAJABAR - Adanya kekhawatiran kemungkinan adanya serangan oleh Rusia terhadap Ukraina membuat Bank Dunia dan IMF (Dana Moneter Internasional) pada Senin 14 Februari 2022 kemarin memindahkan beberapa anggota staf dari Ukraina untuk sementara waktu.

Namun, Bank Dunia dan IMF sama-sama menjamin bahwa kegiatan mereka menyangkut peminjaman dan pemberian dukungan di Ukraina terus berjalan.

"Prioritas utama World Bank Group adalah untuk menjaga keselamatan staf kami beserta keluarga mereka. Sejalan dengan kebijakan kami terkait evakuasi, pemindahan sementara bagi staf sedang dilakukan dan langkah pengamanan sedang ditingkatkan," menurut memo yang dikeluarkan Bank Dunia.

Baca Juga: Keterwakilan Perempuan dalam Pemilihan Anggota KPU dan Bawaslu RI Harus 30 Persen, Ini Alasan Netty Prasetyani

Surat pemberitahuan itu tidak menyebutkan secara rinci soal ke mana atau berapa banyak anggota staf yang dipindahkan.

IMF, sementara itu, telah merelokasi perwakilannya yang berada di Ukraina, Vahram Stepanyan, keluar dari negara itu. Demikian diungkapkan bicara IMF.

Stepanyan, yang berkewarganegaraan Armenia, telah memimpin IMF di Ibu Kota Kiev sejak Juli 2021 dan bekerja bersama para karyawan lokal.

"Staf IMF masih berhubungan dan melakukan kontak dengan mitra-mitra mereka di Ukraina," kata jubir.

Juru bicara World Bank Group juga mengatakan bahwa kegiatan Bank Dunia di Ukraina akan terus berlanjut.

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah