Jepang Berikan Sanksi ke Rusia Karena Tindakannya di Ukraina, Salah Satunya Larangan Obligasi Rusia di Jepang

- 23 Februari 2022, 13:40 WIB
Ilustrasi : Tank Rusia mulai bergerak masuk ke Ukraina lewat Donetsk, wilayah yang ingin memisahkan diri.*
Ilustrasi : Tank Rusia mulai bergerak masuk ke Ukraina lewat Donetsk, wilayah yang ingin memisahkan diri.* /Reuters /Via Daily Star


GALAJABAR - Belum lama ini Rusia mengirimkan pasukan ke wilayah separatis di Ukraina timur. Hal ini tentu membuat "tidak senang" sejumlah negara.

Misalnya Jepang, akibat hal yang dilakukan Rusia iry, Pemerintah Jepang menjatuhkan sanksi terhadap Rusia atas tindakannya di Ukraina.

Menurut Perdana Menteri Fumio Kishida, langkah Rusia itu sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan Ukraina dan hukum internasional.

Baca Juga: Tambahan Kasus Covid-19 Aktif di Jabar 1.100, Kasus Tertinggi di Daerah Bodebek, Satgas Intensifkan Tes

Negara-negara Barat pada Selasa (22/2) memberlakukan sanksi-sanksi baru terhadap bank dan elite Rusia setelah negara itu mengirimkan pasukan ke wilayah separatis di Ukraina timur.

Sanksi Jepang tersebut mencakup larangan penerbitan obligasi Rusia di Jepang dan pembekuan aset orang-orang Rusia tertentu serta membatasi perjalanan ke Jepang, kata Kishida.

“Tindakan Rusia sangat jelas membahayakan kedaulatan Ukraina dan melawan hukum internasional. Kami sekali lagi mengkritisi tindakan ini dan sangat mendesak Rusia untuk kembali ke pembahasan diplomatik,” katanya Rabu, 23 Februari 2022.

Baca Juga: Usai Olimpiade Beijing 2022, Ada 14 Kasus Baru Covid-19, Semua Kasus Positif Penumpang Kereta dari Wuhan

“Situasinya masih cukup tegang dan kami akan terus mengawasinya dengan cermat,” ujarnya.

Dikatakan, rincian sanksi tersebut akan dimatangkan dan diumumkan dalam beberapa hari ke depan, kata dia.

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah