Kang DS Puas Atas Capaian Kinerja ASN Pemkab Bandung Selama Dirinya 6 Bulan Menjabat Bupati

- 27 Oktober 2021, 19:14 WIB
Rapat Koordinasi (Rakor) Tentang Evaluasi Capaian Program Visi Misi Pembangunan Kabupaten Bandung di Gedung Moh Toha, Soreang, Selasa  26 Oktober 2021
Rapat Koordinasi (Rakor) Tentang Evaluasi Capaian Program Visi Misi Pembangunan Kabupaten Bandung di Gedung Moh Toha, Soreang, Selasa 26 Oktober 2021 /Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bandung/

GALAJABAR - Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi jajarannya, atas capaian visi misi pembangunan yang diemban selama 6 bulan masa kepemimpinannya. 

Pencapaian itu, ujar Dadang Supriatna, bukanlah hasil kerja bupati, wakil bupati maupun sekretaris daerah saja, melainkan berkat kerja sama seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung.

“Dalam waktu 6 bulan, capaian ini sangat luar biasa. Saya ucapkan terima kasih, dan tentunya semua merupakan hasil kerjasama yang baik, antara perangkat daerah, camat dan peran serta seluruh lapisan masyarakat,” ucap Bupati Dadang Supriatna usai melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Tentang Evaluasi Capaian Program Visi Misi Pembangunan Kabupaten Bandung di Gedung Moh Toha, Soreang, Selasa  26 Oktober 2021.

Baca Juga: Ungkap Acara Sepeda Santai Pimpinan KPK, Novel Baswedan: Etis Gak di Tengah Pandemi Mengadakan Acara Begini?

Evaluasi melalui kegiatan rakor, tutur bupati, akan dilakukan rutin pada tanggal 26 setiap bulannya. Evaluasi dilakukan terhadap rencana yang telah, sedang dan akan direalisasikan ke depan.

Ia pun akan membentuk tim penilai kinerja perangkat daerah, di mana nantinya akan diterapkan mekanisme reward and punishment sesuai aturan perundang-undangan.

“Ke depan kita akan bentuk tim penilai, untuk mengevaluasi kinerja aparatur kita. Setiap tiga bulan sekali akan dievaluasi, bagi yang memberikan kinerja baik tentu ada reward. Begitu pula sebaliknya, jika tidak sesuai harapan tentu ada punishment sesuai aturan perundang-undangan,” terang bupati yang akrab disapa Kang DS itu.

Baca Juga: Setelah 14 Hari Ditutup, Jalan Sriwijaya Kota Cimahi Kembali Dibuka

Dalam kesempatan rakor kali ini, Kang DS memaparkan beberapa catatan untuk ditindaklanjuti jajarannya. Salah satunya, seluruh perangkat daerah diimbau untuk melakukan inovasi terkait visi misi pembangunan.

“Saya ingin kita buat dashboard dalam konteks big data, di mana seluruh perangkat daerah terkoneksi dengan prinsip manajemen satu data. Jadi lintas perangkat daerah dan multi sektor itu terintegrasi dalam bentuk dashboard,” imbuh Kang DS.

Di era digital ini, Kang DS mengajak seluruh aparatur Pemkab Bandung untuk melek teknologi informasi. Agar program maupun hasil kerja yang dilakukan masing-masing perangkat daerah, dapat tersosialisasikan kepada masyarakat luas secara cepat.

Baca Juga: BSSN Diretas, Puan Maharani: Saya Terkejut, ‘Tameng’ Keamanan Siber Pemerintah Justru Kena Retas

“Segera atasi desa yang masih blank spot, sehingga masyarakat kita hingga ke pelosok, bisa cepat mendapat informasi saat kita mensosialisikan program pembangunan yang dilakukan. Salah satunya ke depan, kita fokuskan beasiswa di sektor pertanian. Karena kita sedang kerjasama dengan UNPAD yang punya kampus di Arjasari. Nah ketika ini sudah terealisasi, cepat sosialisasikan melalui media sosial, ” tegas Kang DS.

Selain itu, dirinya meminta dilakukan verifikasi dan validasi data angka rata-rata lama sekolah (rls). Hal itu terkait rencana pembangunan 17 sekolah baru di Kabupaten Bandung.

“Segera sinkronkan data yang kita miliki dengan data yang ada di BPS (Badan Pusat Statistik). Kalau memang rata-rata lama sekolahnya sudah sinkron di 8,7 tahun, artinya banyak pekerjaan rumah di bidang pendidikan yang harus kita lakukan,” tukasnya.***

Editor: Dicky Mawardi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah