IQ Orang Indonesia di Bawah Rata-Rata Orang Normal? Berikut Ini Beberapa Hal yang Bisa Merubah Nilai IQ

- 21 September 2023, 20:01 WIB
Ilustrasi otak. Nilai IQ orang Indonesia disebut di bawah rata-rata orang normal.
Ilustrasi otak. Nilai IQ orang Indonesia disebut di bawah rata-rata orang normal. /Pixabay/geralt.

 

GALAJABAR - Berdasarkan data World Population Review 2022 menunjukkan bahwa nilai rata-rata IQ atau Intelligence Quotient orang Indonesia hanya mencapai 78,49.

Nilai tersebut membuat Negara Indonesia sejauh ini berada di posisi 130 dari 199 negara yang sudah diuji. Hal tersebut menunjukkan IQ orang Indonesia tergolong rendah di dunia.

Menurut The Wechsler Adult Intelligence Scale dan Stanford-Binet, skor IQ rata-rata berada dalam kisaran 90-109.

Di atas angka tersebut dianggap skor IQ tinggi, dan di bawah angka tersebut dianggap rendah. Sedangkan untuk skor di bawah 70 berarti ada kendala perkembangan atau ketidakmampuan belajar.

Baca Juga: Dishub Kota Bandung Luncurkan Taman Lalu Lintas Portable

Rata-rata nilai IQ yang dianggap "normal" adalah sekitar 90 hingga 110. Namun, penting untuk diingat bahwa nilai IQ hanyalah satu aspek dari kecerdasan seseorang, dan kecerdasan dapat mengambil berbagai bentuk dan dapat diukur dengan berbagai cara.

Dalam skala IQ umum, kategori IQ biasanya dibagi sebagai berikut:

  • Kurang dari 70: Keterbatasan intelektual.
  • 70 hingga 89: Di bawah rata-rata.
  • 90 hingga 109: Rata-rata.
  • 110 hingga 119: Di atas rata-rata.
  • 120 hingga 129: Cerdas.
  • 130 atau lebih: Sangat cerdas.


Bisa Berubah

Meski begitu nilai IQ seseorang dapat berubah seiring waktu. IQ, atau Intelligence Quotient (Kuotien Kecerdasan), adalah ukuran umum yang digunakan untuk mengukur kapasitas intelektual seseorang pada suatu titik tertentu dalam hidup mereka. Namun, penting untuk memahami beberapa hal terkait dengan perubahan nilai IQ:

Perubahan Selama Masa Pertumbuhan: Selama masa perkembangan anak-anak dan remaja, IQ biasanya mengalami perubahan. Ini dapat dipengaruhi oleh pengalaman belajar, pendidikan, dan perkembangan otak yang terus berlanjut.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya

Sumber: World Population Reveiw


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah