Tinjau Lokasi Banjir Bandang Bogor Pastikan Korban Aman, Ridwan Kamil: Tegas! Jangan Alifunsgikan Sungai

- 27 Juni 2022, 09:34 WIB
 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Atalia Praratya Ridwan Kamil saat meninjau lokasi banjir bandang di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Minggu (26/6/2022). (Foto: Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Atalia Praratya Ridwan Kamil saat meninjau lokasi banjir bandang di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Minggu (26/6/2022). (Foto: Biro Adpim Jabar) /

GALAJABAR - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Atalia Praratya Ridwan Kamil meninjau lokasi banjir bandang di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Minggu, 26 Juni 2022 kemarin.

Peninjauan tersebut bertujuan untuk memastikan warga terdampak mendapatkan penanganan yang optimal.

"Pertama, kami menghaturkan rasa dukacita kepada warga, khususnya yang terdampak langsung. Mudah-mudahan dikuatkan, diberikan kesabaran. Insyaallah negara hadir. Itulah kenapa saya hadir untuk menguatkan dan mencari solusi dari takdir Allah yang kita sebut kebencanaan," kata Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil.

Baca Juga: 1.200 Cangkir Kopi Jabar Dinikmati Pengunjung di World of Coffee Italia, Banyak Tawaran dari Berbagai Negara

"Yang kedua saya ucapkan terima kasih, tentunya, kalau ada kebencanaan memang gotong royong kita ini sangat luar biasa sehingga proses tidak perlu berlama-lama untuk mengembalikan kepada normalitas," imbuhnya.

Banjir bandang tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi yang cukup lama mengguyur wilayah tersebut. Hal itu menyebabkan sungai di sekitar lokasi meluap.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melaporkan sebanyak 602 Kepala Keluarga (2.407 jiwa) terdampak bencana tersebut. Dari jumlah itu, ada sekitar 5 Kepala Keluarga mengungsi ke tempat kerabat terdekat.

Baca Juga: Rudal-rudal Rusia Hantam Apartemen dan Sekolah TK di Tengah Pimpinan Dunia G7 Berkumpul Bahas Sanksi Rusia

BPBD Kabupaten Bogor juga mencatat kurang lebih 600 unit rumah terdampak, 1 unit rumah rusak sedang, 5 unit rumah rusak berat, dan akses jalan desa penghubung terputus.

Kang Emil menginstruksikan semua pihak terkait untuk memastikan warga terdampak bencana tersebut mendapatkan penanganan yang baik, seperti kebutuhan pokok.

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah