Fadli Zon Sebut Laporan Luhut Binsar pada Jokowi Terkait PPKM Darurat Sebagai Orkes Asal Bapak Senang

6 Juli 2021, 11:39 WIB
Politisi Fadli Zon. /Instagram @fadlizon

GALAJABAR - Politisi Gerindra Fadli Zon menyayangkan akan terjadinya orkes Asal Bapak Senang (ABS) dalam penanganan Covid-19 dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

Sebelumnya diketahui, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan melakukan konferensi pers secara virtual terkait PPKM Darurat pada Senin 5 Juli 2021.

Dalam konferensi pers tersebut, Luhut mengaku kepada Presiden Joko Widodo bahwa penerapan PPKM Darurat berjalan lancar, aman, dan terkendali.

Meskipun terjadi krisis di sana-sini, tetapi hal tersebut masih bisa diatasi karena tim yang bekerja sangat baik dan kompak.

Baca Juga: Bisa Mengatasi Covid-19 6 Bulan, Rizal Ramli Minta Tiru AS: Ganti Presiden Kalau Pengen Corona Selesai!

Luhut mengatakan juga bahwa kenaikan kasus Covid-19 masih akan terus terjadi hingga tanggal 13-14 Juli mendatang.

Kemudian terkait peningkatan pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan, Kementerian Kesehatan telah mendorong rumah sakit untuk melakukan konversi tempat tidur sebesar 30-40 persen untuk pasien Covid-19.

Lalu terkait ketersediaan oksigen, Luhut mengatakan bahwa sempat terjadi kekurangan stok di beberapa lokasi. Tetapi hal itu sudah dapat diatasi dengan baik.

Bahkan, opsi untuk mengimpor oksigen juga sudah ditempuh oleh pemerintah guna mengisi kekosongan.

Baca Juga: Cara Mudah Cek Bantuan PPKM Bansos Rp300 Ribu, Silahkan Buka cekbansos.kemensos.go.id

Lebih lanjut, Luhut juga mengatakan, Kemenkes juga menyediakan layanan gratis telemedicine bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Ia mengatakan, melalui telemedicine tersebut pasien akan dikirimkan paket obat secara gratis.

Terkait konferensi pers tersebut, Anggota DPR RI Fadli Zon memberikan komentar pada isi laporan Luhut Binsar kepada Presiden Joko Widodo.

Fadli Zon menganggap bahwa laporan Luhut terkait PPKM Darurat dan Covid-19 merupakan 'orkes lama' yang berjudul Asal Bapak Senang (ABS).

Baca Juga: CATAT, Pasien Isoman Covid-19 Bisa Dapat Obat Gratis Lewat 11 Platform Telemedicine

Ia mengatakan bahwa laporan tersebut diberikan hanya untuk menghibur Presiden Joko Widodo.

Politikus Gerindra tersebut mengatakan bahwa orkes tersebut kini kembali dimainkan oleh dirigen/konduktor yang berbeda.

"Asal Bapak Senang (ABS) adalah orkes lama utk menghibur Presiden. Kini dimainkan lagi dg dirigen/konduktor yg berbeda," tulis Fadli Zon dikutip Galamedia melalui akun twitternya @fadlizon.

Fadli Zon pun mengatakan bahwa ini lah alasan dirinya meminta Presiden Jokowi turun tangan secara langsung dalam menangani kasus Covid-19.

Baca Juga: Utang Indonesia Semakin Parah dan Jadi Trending Topic: Hentikan Gaji Presiden

Ia tidak mau ada 'orkes lama' Asal Bapak Senang (ABS) muncul kembali di situasi genting seperti ini.
"Itulah kenapa sy usulkan Presiden langsung yg harusnya pimpin penanganan Covid 19 dlm situasi darurat ini." tutup Fadli Zon.***

Editor: Dadang Setiawan

Tags

Terkini

Terpopuler