Video Lama Hilmar Farid Beredar, Fadli Zon Soroti Dirjen Kebudayaan yang Membela PKI: Dia Mau Belokan Sejarah!

- 21 April 2021, 18:05 WIB
Politisi Partai Gerindra Fadli Zon
Politisi Partai Gerindra Fadli Zon /Foto: Instagram @fadlizon/

GALAJABAR - Munculnya tokoh-tokoh PKI dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I, menuai banyak kecaman dari berbagai pihak.

Walaupun pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah memberikan klarifikasi, akan tetapi masalah itu tidak serta merta langsung selesai begitu saja.

Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid yang mewakili pihak Kemendikbud dalam klarifikasi soal Kamus Sejarah Indonesia Jilid I, sekarang makin disorot para tokoh politik.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Kapal Selam TNI AL Hilang Kontak di Perairan Utara Bali

Hal itu dikarenakan beredarnya video lama Hilmar Farid yang sedang membahas kudeta 1965 dengan membela PKI dan menyalahkan rezim Orde Baru.

Seperti diketahui video lama Hilmar Farid kembali muncul dan beredar di media sosial Twitter pasca polemik Kamus Sejarah Indonesia yang menghilangkan pendiri NU KH Hasyim Asyari.

Video lama tersebut kembali di upload oleh politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Mustofa Nahrawardaya terhitung sejak pagi tadi, Rabu 21 April 2021.

Baca Juga: Berkat Kerja Kerasnya, Selebgram Fadil Jaidi Sukses Wujudkan Impiannya Miliki Mobil Alphard

Video tersebut langsung beredar luas khususnya di media sosial Twitter dan banyak dikomentari para tokoh politik hingga disangkutpautkan dengan polemik Kamus Sejarah Indonesia Jilid I.

Eks Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon melalui akun Twitter pribadinya mengatakan jika Hilmar Farid sangat jelas membela PKI.

Menurut Fadli Zon, dalam video yang membahas kudeta 1965 itu, Hilmar Farid yang saat ini menjabat sebagai Dirjen Kebudayaan di Kemendikbud, sangat jelas membela sejarah versi PKI.

Baca Juga: Percikan Api Las Picu Kebakaran Gudang Rongsokan di Cimahi

Tak hanya itu, Fadli Zon juga menyebut jika Hilmar Farid sudah menyalahkan rezim Orde Baru dan TNI perihal kudeta 1965.

"Dlm soal PKI, Dirjen Kebudayaan ini jelas bela sejarah versi PKI, menyalahkan Orde Baru n TNI," ujarnya, dikutip galajabar, Rabu 21 April 2021

Selain itu Fadli Zon mengungkapkan bahwa Hilmar Farid memang sengaja membela PKI, hal itu menurutnya bisa dilihat dan didengar dari ucapannya dalam video yang beredar itu.

Baca Juga: Intip 5 Presiden Terkaya di Dunia, Ternyata Jokowi Kalah Jauh!

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebut jika dalam video yang beredar itu, Hilmar Farid tidak mengakui jika PKI yang melakukan kudeta.

Hilmar Farid justru menyebut PKI sebagai korban, ditambah perkataannya yang hanya menyebut G30S saja, sudah membuat Fadli Zon semakin yakin jika Dirjen Kebudayaan itu memang membela PKI.

"Tak akui PKI lakukan kudeta, malah PKI sbg korban. Ia tdk sebut G30S/PKI tp G30S saja," ungkapnya.

Lebih lanjut, Fadli Zon juga dibuat geram dengan Hilmar Farid yang ingin mencoba menepis penyiksaan terhadap para Jenderal di Lubang Buaya.

Baca Juga: Lantik 58 Pejabat Fungsional Tertentu Kota Cimahi, Plt. Wali Kota: Memang itu karena Prestasi Mereka...

Fadli Zon dengan tegas menyebut jika Hilmar Farid ingin membelokan sejarah Indonesia dan diganti dengan sejarah versi PKI.

"Ia cb menepis penyiksaan thd para Jenderal di Lubang Buaya dg hasil visum. Ia mau belokkan sejarah," tandasnya.***

Editor: Dicky Mawardi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah