Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Masih Wait and See, Biasanya Menunggu Rabu Pon

- 20 September 2021, 20:40 WIB
Ilustrasi: Pelantikan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara Jakarta, Rabu 28 April 2021.
Ilustrasi: Pelantikan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara Jakarta, Rabu 28 April 2021. /Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

GALAJABAR – Perombakan alias reshuffle kabinet Indonesia Maju seiring Partai Amanat Nasional (PAN) resmi bergabung dengan koalisi pemerintahan masih belum terjadi.

Hingga kini, Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) belum melakukan bahkan mengumumkan rencana reshuffle.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin berpendapat, Jokowi masih wait and see untuk memasukkan PAN ke dalam kabinet.

Baca Juga: Tingkatkan Pendapatan Pajak Daerah, Bapenda Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung

Salah satu alasan atau faktor yang dipertimbangkan eks Gubernur DKI Jakarta itu adalah masalah waktu.

Biasanya, kata Ujang, Jokowi akan menunggu hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa.

“Biasanya Jokowi menunggu hari Rabu, dan Rabunya, Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Itu soal kepercayaan Jokowi. Soal kepercayaan Jokowi terhadap hari baik,” katanya pada wartawan Jakarta, Senin 20 September 2021.

Baca Juga: RILIS LAGI! Kode Redeem FF Free Fire 21 September 2021: Ada Candy Bag dan Baju Keren dari Moco

Terkait ‘jatah’ PAN di Kabinet Indonesia Maju sendiri, kemungkinan diberikan satu slot.

Partai yang diketuai oleh Zulkifli Hasan itu diyakini akan menyingkirkan kursi menteri dari kalangan non-parpol.

Halaman:

Editor: Dicky Mawardi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler