Geram Klaim Eko Kuntadhi Soal Kewajiban Berhijab, Tokoh Papua Beri Reaksi Menohok

- 17 September 2021, 21:19 WIB
Tokoh Papua Christ Wamea.
Tokoh Papua Christ Wamea. /Foto: Twitter/@PutraWadapi

GALAJABAR – Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan di Sulawesi Selatan (Sulsel) diwajibkan untuk mengenakan hijab dimulai dari 25 Agustus 2021.  

Kebijakan ini sudah diatur melalui Surat Edaran Gubernur Sulsel tentang Penggunaan Pakaian Dinas di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Kebijakan ini ternyata mengundang reaksi kontra dari seorang pegiat media sosial yakni Eko Kuntadhi.

Baca Juga: Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19, Bisnis Start Up di Cimahi Terus Menggeliat

Melalui akun Twitternya, Eko Kuntadhi meminta Gubernur Sulsel untuk tidak mewajibkan pemakaian hijab bagi ASN perempuan di Sulsel.

Menurutnya, ASN perempuan di Sulsel tidak semua memeluk agama Islam.

Di samping itu, ia juga menyebut, hijab itu bukan ‘budaya’ orang Indonesia, melainkan ‘budaya’ orang Afganistan.

Ia menilai tindakan pemaksaan dalam urusan agama sebagai tindakan yang kurang etis.

Baca Juga: Curahan Hati Marc Klok Saat Tak Bisa Perkuat Timnas karena Proses Naturalisasi Bermasalah

“Ini beneran ASN perempuan di Sulsel seragamnya harus pakai jilbab? Waduh, ini kan Indonesia. Bukan Afganistan. Jangan main paksalah dalam urusan agama,” ujarnya, Jumat, 17 September 2021.

Sontak, pernyataan Eko Kuntadhi tersebut pun memicu amarah dari seorang Tokoh Papua, Christ Wamea.

Melalui akun Twitternya, Christ Wamea menilai pernyataan Eko Kuntadhi sebagai pendapat yang datangnya dari setan.

Baca Juga: Puan Maharani Tak Terima Kelautan Indonesia Diganggu: Jokowi Pernah Turun Tangan Langsung

“Ini pendapat dari setan,” tulisnya, Jumat 17 September 2021.

Tidak hanya Christ Wamea, sejumlah netizen terpacu amarahnya akibat pernyataan Eko Kuntadhi tersebut.

“Berhijab itu perintah agama dan setiap warga negara menghargai keyakinan warga negara yg lain dlm menjalankan ajaran agamanya ga ada urusan negara disitu...,” tulis akun @alixxx.

Baca Juga: Revitalisasi Tahap 2 Situ Ciburuy Terganjal Proses Lelang, DPRD Jabar Optimistis Sisa105 Hari Terkejar

“Bukan pendapat lagi tapi permintaan,” tulis akun @Erixxx. ***

Editor: Dicky Mawardi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah