Warga Berdesakan Antre Minyak Goreng, Hidayat Nur Wahid: Ironi Negeri Kaya Sawit Tap Rakyatnya Saling Dorong

- 21 Februari 2022, 09:40 WIB
Ratusan warga Garut antri untuk mendapatkan dua liter minyak goreng.
Ratusan warga Garut antri untuk mendapatkan dua liter minyak goreng. /kabar-priangan.com/Dindin Herdiana/

GALAJABAR - Nyaris di sejumlah daerah warga berebut untuk membeli minyak goreng. Bahkan di minimarket dan supermarket pembeli sudah antre untuk membeli minyak goreng sebelum toko buka.

Kalau siang atau sore hari rak pajangan minyak goreng di supermarket sering kosong, karena sejak pagi hari sudah diborong pembeli.

Sejumlah pemerintah daerah juga sudah melakukan operasi pasar minyak goreng dengan harga Rp14.000/liter. Kebijakan ini pun diikuti dengan antrean warga untuk membelinya. Namun, hingga saat ini minyak goreng masih susah didapat.

Baca Juga: Bilbao Vs Sociedad, Skuad Sociedad Kuasai Permainan Tapi Kalah Telak 4-0, Bilbao Dekati Empat Besar

Beberapa potret di media massa pun memperlihatkan antrean warga membeli minyak goreng.

Kondisi ini menjadi perhatian publik. Tak terkecuali Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid. Anggota Fraksi PKS DPR RI ini mengatakan situasi ini sangat ironi, di tengah Indonesia kayak akan sawit.

"Ironi Negeri Kaya Sawit, Rakyat Saling Dorong Berebut Minyak Goreng," ungkap Hidayat Nur Wahid dalam akun Twitter @hnurwahid, Senin, 21 Februari 2022.

Baca Juga: Persib vs PSM Makassar, Persib Dekati Puncak Klasemen, Jangan Sepelekan Lawan, Ardi Idrus Siap Habis-habisan

"Makin Ironi Ketika Hal Ini Tidak Terantisipasi, Dan Kasus Yg Sudah Bbrp Hari Ini Tidak Segera Teratasi. Ada masalah Covid, IKN, JHT,Laporan ke KPK dll, tapi kasihanilah mrk;Rakyat NKRI," sambung Wakil Ketua Majelis Syura PKS ini.

Diberitakan sebelumnya kelangkaan minyak goreng yang terjadi sejak awal 2022 ini dikabarkan akan segera kembali normal. Hal ini dijanjikan Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi.

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah